Pendanaan Sampai Rp 2M

Bunga Mulai 14%

Jangka Waktu Sampai 2 Tahun

Saatnya memilih Aktivaku

Sebuah financial technology platform beragunkan aset, sebagai partner dalam mengembangkan investasi.

Aktivaku adalah platform fintech berbentuk peer to peer lending beragunan. Aktivaku mempertemukan pemilik agunan/aset (pribadi ataupun entitas) yang membutuhkan pendanaan dengan para pemilik dana di luar sistem perbankan.

Apa keuntungan Memilih Aktivaku

Keuntungan Pendana
  • Imbal hasil menarik, mulai dari 14% per tahun
  • Aman dengan jaminan berbentuk aset tetap
  • Proses mudah dengan nilai minimum pendanaan yang terjangkau
Keuntungan Peminjam
  • Bunga kompetitif, mulai dari 14% per tahun
  • Proses mudah dan cepat secara online
  • Semua biaya disajikan dengan transparan

Produk Aktivaku

Pendanaan Saat Ini

Liputan Media

Aktivaku Beri Solusi Pembiayaan Properti dengan Skema “Secured” P2P Lending

- DailySocial.id

"Aktivaku Optimis Mampu Salurkan Pembiayaan Rp 60 Miliar Akhir Tahun 2018 Ini"

- Tribun Techno

"Aktivaku Siap Dukung Pemerintah Wujudkan Inklusi Keuangan"

- Media Indonesia

"Aktivaku Bidik Pendanaan Properti bagi Pekerja Informal"

- Industri.bisnis.com

"Aktivaku Wujudkan Inklusi Keuangan Melalui Pembiayaan UMKM"

- Marketing.co.id

"Aktivaku, perusahaan financial technology peer-to-peer lending beragunan menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemerintah mewujudkan inklusi keuangan melalui pembiayaan UMKM."

- Inilah.com

:Aktivaku siap dukung inklusi keuangan lewat pembiayaan UMKM"

- Kontan.co.id

"Aktivaku Targetkan Salurkan Pembiayaan Rp 60 Miliar"

- SWA.co.id

Mitra Kami

Mitra Cash Management Kami

PERHATIAN:

  1. Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala risiko yang timbul dari kesepakatan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak.
  2. Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko gagal bayar ini.
  3. Penyelenggara dengan persetujuan dari masing-masing Pengguna (Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman) mengakses, memperoleh, menyimpan, mengelola dan/atau menggunakan data pribadi Pengguna (“Pemanfaatan Data”) pada atau di dalam benda, perangkat elektronik (termasuk smartphone atau telepon seluler), perangkat keras (hardware) maupun lunak (software), dokumen elektronik, aplikasi atau sistem elektronik milik Pengguna atau yang dikuasai Pengguna, dengan memberitahukan tujuan, batasan dan mekanisme Pemanfaatan Data tersebut kepada Pengguna yang bersangkutan sebelum memperoleh persetujuan yang dimaksud.
  4. Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman pinjam meminjam, disarankan untuk tidak menggunakan layanan ini.
  5. Penerima Pinjaman harus mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya lainnya sesuai dengan kemampuan dalam melunasi pinjaman.
  6. Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial.
  7. Pengguna harus membaca dan memahami informasi ini sebelum membuat keputusan menjadi Pemberi Pinjaman atau Penerima Pinjaman.
  8. Pemerintah yaitu dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan, tidak bertanggung jawab atas setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan oleh Pengguna, baik Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman (baik karena kesengajaan atau kelalaian Pengguna) terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kesepakatan atau perikatan antara Penyelenggara dengan Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman.
  9. Setiap transaksi dan kegiatan pinjam meminjam atau pelaksanaan kesepakatan mengenai pinjam meminjam antara atau yang melibatkan Penyelenggara, Pemberi Pinjaman dan/atau Penerima Pinjaman wajib dilakukan melalui escrow account dan virtual account sebagaimana yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut merupakan bukti telah terjadinya pelanggaran hukum oleh Penyelenggara sehingga Penyelenggara wajib menanggung ganti rugi yang diderita oleh masing- masing Pengguna sebagai akibat langsung dari pelanggaran hukum tersebut di atas tanpa mengurangi hak Pengguna yang menderita kerugian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

PT Aktivaku Investama Teknologi (Perusahaan) merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Berdiri sebagai perusahaan yang telah diatur oleh dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia dengan nomor registrasi S-8/NB.11/2018 pada 8 Januari 2018. Dengan demikian maka pelaksanaan kegiatan usahanya diawasi secara ketat oleh OJK berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam-Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.