Pernah ngga Aktivers berada di situasi di mana Aktivers membutuhkan dana besar dalam waktu cepat, tetapi dana dari bank atau investor belum bisa cair? Situasi “menunggu” ini sering kali membuat kita kehilangan momentum, baik untuk modal bisnis maupun pelunasan properti.
Ketika dihadapkan pada kebutuhan mendesak ini, dua solusi yang paling sering terpikirkan adalah mengambil KTA (Kredit Tanpa Agunan) dari Bank atau menggunakan Dana Bridging OL. Namun, mana yang sebenarnya paling cocok dan efektif untuk situasi Aktivers? Mari kita bedah satu per satu!
Apa Itu KTA Bank?

KTA Bank adalah produk perbankan berupa pinjaman yang diberikan oleh bank tanpa mengharuskan Aktivers memberikan aset sebagai jaminan dengan jangka waktu yang tidak terlalu panjang [ Maksimal Tenor 5 tahun ]
Kelebihan:
-
Tidak perlu menjaminkan aset (sertifikat rumah atau BPKB).
-
Bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif.
Kekurangan:
-
Proses persetujuan bisa memakan waktu: Bank membutuhkan waktu untuk melakukan BI Checking, analisis kredit, hingga verifikasi data.
-
Plafon (limit) terbatas: Biasanya plafon KTA disesuaikan dengan riwayat kartu kredit atau payroll pendapatan bulanan Aktivers, sehingga sulit jika Aktivers butuh dana dalam nominal yang sangat besar.
Mengenal Dana Bridging OL (Solusi Cerdas untuk Kebutuhan Cepat)

Jika KTA terasa kurang pas karena limit yang kecil atau proses yang terlalu lama, di sinilah Dana Bridging OL hadir sebagai penyelamat.
Secara sederhana, Bridging Loan OL adalah fasilitas pinjaman jangka pendek yang berfungsi sebagai “jembatan” finansial. Syarat utamanya? Aktivers hanya perlu memiliki Offering Letter (OL) atau surat penawaran persetujuan kredit dari bank atau institusi keuangan yang sudah approved (disetujui) tapi dananya belum cair.
Fasilitas ini sering disebut sebagai dana talangan offering letter. Mengapa fasilitas ini sangat disukai oleh para pebisnis dan investor properti?
-
Pencairan Sangat Cepat: Karena Aktivers sudah memegang surat persetujuan dari bank, pihak penyedia dana talangan OL sudah memiliki jaminan bahwa Aktivers pasti akan menerima dana. Proses analisis risiko menjadi jauh lebih singkat.
-
Plafon Menyesuaikan kebutuhan untuk memenuhi syarat dari OL tersebut : Aktivers bisa mendapatkan pembiayaan OL dalam jumlah yang cukup besar, proporsional dengan nilai yang tertera pada Offering Letter Aktivers .
-
Sangat Fleksibel untuk Properti: Fasilitas ini sering kali digunakan sebagai Dana Talangan SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit). Misalnya, Aktivers butuh biaya untuk menebus sertifikat atau membayar pajak sebelum KPR cair, Aktivers bisa menggunakan Dana Talangan Biaya KPR ini agar transaksi jual-beli rumah tidak batal atau pemberian kredit dari Bank pemberi OL bisa terealisasi.
KTA Bank vs Dana Bridging OL: Mana yang Harus Dipilih?

Pilihan terbaik tentu kembali pada kondisi dan dokumen yang Aktivers miliki saat ini:
-
Pilih KTA Bank jika: Aktivers tidak memiliki Offering Letter dari bank, butuh dana untuk kebutuhan jangka panjang dengan cicilan tetap, dan tidak masalah menunggu proses pencairan beberapa minggu.
-
Pilih Dana Bridging OL jika: Aktivers sedang dalam proses pencairan kredit bank, sudah memegang SP3K atau OL, dan membutuhkan dana darurat hari ini juga untuk mengeksekusi transaksi (seperti menebus sertifikat atau modal kerja mendesak). SLIK hanya digunakan dalam proses review.
Untuk urusan kecepatan dan kemudahan pencairan saat dokumen persetujuan bank sudah di tangan, Dana Bridging OL jelas menjadi pemenang. Aktivers tidak perlu membiarkan bisnis terhambat atau transaksi properti gagal hanya karena menunggu jadwal pencairan bank yang masih beberapa minggu lagi.
Untuk memastikan Aktivers mendapatkan fasilitas talangan yang aman, transparan, dan terpercaya, Aktivers bisa memanfaatkan layanan dari AktivaSwitch. Eksekusi peluang di depan mata tanpa ragu, dan jadikan AktivaSwitch sebagai jembatan finansial Aktivers hari ini!