Sehat Jiwa Raga di Tengah Pandemi Dengan 8 Cara Ini

9 April, 2020 by aktivaku

Siapa sangka tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi dunia,  termasuk Indonesia. Keluar dari daftar negara berkembang, serta masuk dalam anggota G20, dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5% , kini kondisi perekonomian ibu pertiwi justru terpuruk di tengah merebaknya wabah corona (Covid-19). Dimana jumlah penderita di Indonesia makin meningkat dari hari ke hari. 

Merasakan cemas, stres, marah, takut adalah wajar di tengah pandemi. Namun stres berkepanjangan dapat menurunkan kekebalan tubuh yang diperlukan untuk melawan virus Covid-19. Untuk meredakan perasaan cemas dan stress, berikut 8 langkah sederhana yang bisa Aktivers lakukan.

1.Atur napas setiap Aktivers mulai panik

Setiap kali panik datang, coba untuk mengambil napas, hitung sampai lima hitungan, lalu hembuskan napas. Bernapas dalam-dalam ini dapat membantu Aktivers untuk tetap fokus dan rileks. Pastikan saat bernafas dalam-dalam melalui hidung, paru-paru mengembang sepenuhnya, dan perut naik.

2.Pilih dan batasi informasi 

photo credit: https://image.freepik.com/free-photo/young-asian-teenager-woman-watching-tv-
home-female-feeling-happy-lying-sofa-living-room-lifestyle-woman-relax-morning-home-concept_7861-1951.jpg

Dimasa pandemi ini, tentu banyak informasi bermunculan, baik dari social media maupun grup whatsapp. Bukan tak boleh, tapi menerima terlalu banyak informasi akan membuat Aktivers cemas, sehingga imun tubuh menurun. Pilah dan pilih informasi dari sumber yang kredibel, seperti WHO, dinas kesehatan, serta lembaga pemerintah. Selain itu, batasi diri untuk mengakses informasi seputar pandemi, sekali dalam sehari misalnya. 

3.Pastikan hanya fisik saja yang terisolasi, hati dan pikiran jangan!

Merasa kesepian membuat orang yang terisolasi merasa stres, seolah-olah tidak mendapatkan support dalam melewati masa sulit ini. Manfaatkan jejaring sosial Aktivers untuk berbagi kabar dan saling menguatkan. Selalu ingat bahwa kamu tidak sendiri. Dukungan satu sama lain akan membantu kamu tetap “waras”, karena kesehatan mental juga ddiperlukan agar fisik jadi “tahan banting”.

4.Berusaha untuk tetap aktif meskipun mager

photo credit: https://yogaretreats.org/wp-content/uploads/2018/06/15-Tips-on-How-to-Do-Yoga-at-home.jpg

Saat melakukan kegiatan olahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi rasa sakit dan memperbaiki mood. Di masa isolasi mandiri seperti sekarang ini, Aktivers bisa juga melihat tutorial zumba dan yoga dari youtube atau sekedar berlari di treadmill sambil mendengarkan lagu atau film favorit.

5.Cukup tidur

Marathon drama Korea memang seru, tapi jangan sampai mengganggu waktu istirahat kamu ya, Aktivers. Kurang tidur selain dapat memperburuk mood, menurunkan imun tubuh, serta menurunkan kemampuan tubuh dalam mengelola stres. 

6.Alihkan perhatian pada hobi dan refleksi diri

Alihkan perhatian kamu untuk melakukan berbagai kegiatan seru atau hobi yang tertunda agar rasa cemas tak menjadi-jadi. Membaca buku, berkebun, mencoba menu baru, menata ulang perabot, dapat membantu meningkatkan perasaan positif, yang mengurangi rasa cemas. Kamu juga bisa memanfaatkan masa isolasi mandiri ini untuk “menata ulang” hidup dari berbagai sisi. Sebagai contoh, ada berbagai sektor usaha yang terdampak wabah, sehingga karyawannya menerima setengah gaji atau bahkan tidak digaji. Dari sini kita belajar tentang pentingnya melek finansial dan dana darurat. Kemudian Aktivers juga bisa mulai merencanakan apa saja yang akan kamu lakukan saat pandemi ini berlalu. 

7.Minta bantuan profesional 

Berita yang berseliweran seputar Corona, dimana seringkali lebih banyak berita buruk yang di blow up oleh media membuat cemas semakin menjadi-jadi. Jika perasaan itu sampai mengganggu aktivitas kamu, jangan ragu untuk minta bantuan profesional, seperti psikolog atau psikiater.

8. Jangan lupa bersih bersih rumah

photo credit: https://lh3.googleusercontent.com/proxy/Qsl1kFnONw_uWBCrt3qvb232PzTPMsN_
hWk9MVT499PPFbwLHW5GYsBc95CIbYQlk7uYmOiL9cKp46rpywmZLuD20n4ZNUQbBWW6g_
txHgQaj2PutkTToI7xyf-PJvXN

Selain cara yang telah disebutkan diatas, salah satu hal yang terpenting dan tidak boleh ketinggalan selama dirumah yaitu bersih-bersih. Jangan lupa untuk rajin menyapu dan mengepel lantai dan juga yang tidak kalah penting yaitu menyemprotkan cairan disifektan atau cairan antiseptik ke beberapa spot dirumah, seperti jendela, gagang pintu dan meja, serta barang atau tempat yang sering disentuh baik oleh tangan kita maupun tangan orang lain.

Cari dukungan positif, tetap terhubung, sehat, dan bahagia di rumah, Aktivers!