30 Juni, 2021
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 70 persen dari total 130 juta angkatan produktif penduduk Indonesia atau sekitar 91 juta orang, bekerja di sektor informal. Dimana kelompok tersebut saat ini memang masih sulit dalam mendapatkan fasilitas pembiayaan KPR lantaran tidak memiliki slip gaji atau berpenghasilan tidak tetap. Padahal kebutuhan properti bagi pekerja di sektor informal cukup besar. Namun sayangnya masih belum terfasilitasi kredit kepemilikan rumah (KPR) perbankan, karena dianggap tidak bankable.
24 November, 2020
Aktivaku, sebagai financial technology platform yang mempertemukan pihak yang memerlukan dana dengan pihak pendana melalui mekanisme yang amam serta transparan ambil bagian untuk memeriahkan Pekan Fintech dengan memberikan promo berupa cashback dan potongan biaya provisi. Berikut rincian penawaran menarik Aktivaku yang sayang jika dilewatkan.
26 Oktober, 2020
Oktober diperingati sebagai Bulan Inklusi Keuangan, sekaligus Hari Habitat Dunia (HHD) yang jatuh pada hari Senin pertama. Mengangkat tema “Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju (AKSESSKU)”, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), Kementerian/Lembaga terkait beserta Lembaga Jasa Keuangan (LJK), dan e-commerce menyelenggarakan virtual expo melalui tautan www.bik2020.id
17 Agustus, 2020
Merdeka? Sebuah kata yang selalu memberikan semangat. Tujuh puluh lima tahun sudah Indonesia merdeka sejak teks Proklamasi pertama kali dikumandangkan oleh Para Pendiri Bangsa pada tanggal 17 Agustus 1945. Selama itu pula kita sudah menikmati harumnya kemerdekaan.
9 April, 2020
Siapa sangka tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi dunia, termasuk Indonesia. Keluar dari daftar negara berkembang, serta masuk dalam anggota G20, dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5% , kini kondisi perekonomian ibu pertiwi justru terpuruk di tengah merebaknya wabah corona (Covid-19).
19 Maret, 2020
Tinggal di rumah sendiri tentu menjadi impian banyak orang. Mahalnya harga rumah “memaksa” sebagian besar dari mereka untuk mengambil Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Sayangnya, tidak semua orang “bankable” alias dianggap cukup mampu atau dipercaya oleh pihak bank, hanya karena bekerja di sektor informal dan punya pendapatan yang tidak tetap, padahal mereka berpenghasilan besar.